oleh

Suwakul Buka Lomba O2SN Tingkat Kabupaten SBT

BULA-Asisten satu bupati SBT Hasan Suwakul membuka Olimpiade Olahraga Sain Nasional ( O2SN ) ke-XII tingkat kabupaten SBT.

Pembukaan O2SN ini ditandai dengan pemasangan Idcar kepada peserta O2SN tingkat SD/MI SBT.

Kegiatan yang berlansung di gedung olahraga SBT jumat, (12/7), Dihadiri oleh Kepala dinas Pendidikan SBT Achmat Rumaratu, seluruh Kepala UPTD , Staf Dinas pendidikan SBT, Ketua KONI SBT Said Almahdali, Panitia O2SN, dan 100 peserta yang didampingi oleh dewan guru.

Suwakul dalam sambutannya, Mengatakan, Sebagai mana kita pahami bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan disekolah tidak hanya terfokus pada pencapaian kualitas akademik, akan tetapi juga menyangkaut aspek nonakademik, sehingga dengan begitu siswa diharapkan menperoleh pengalaman belajar yang utuh sesuai dengan karakteristik kebutuhan dan perkembangannya.

” kita sudah ketahui bersama bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan disekolah tidak hanya terfokus pada pencapaian kualitas akademik, akan tetapi juga menyangkaut aspek nonakademik, sehingga dengan begitu siswa diharapkan menperoleh pengalaman belajar yang utuh sesuai dengan karakteristik kebutuhan dan perkembangannya,” Ungkap Suwakul.

Dikatakan, Penyelenggara O2SN ke-XII ini merupakan salah satu wadah guna mengapresiasi kebutuhan nonakadsmik siswa yang memiliki bakat dan minat, terkhusus dibidang olahraga yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan jasmani bagi siswa disekolah.

Sebelum menutupi sambutannya, Suwakul berpesan kepada peserta O2SN untuk selalu semangat dan mengutamakan sportifitas untuk memajukan prestasi terbaik demi nama besar daerah yang bertajuk Ita Wotu Nusa.

” Ingatlah anak-anakKu, sesungguhnya semangat dan sportifitas dalam olahraga ini mampu meraih prestasi terbaik, agar demi nama besar daerah yang bertajuk Ita Wotu Nusa dikenal dengan kemampuan dalam Olahraga, serta bersaing dengan kabupaten yang lain di maluku,” Tandas Suwakul.

Sementara itu, Ketua Panitia Sudir Rumanan dalam sambutannya mengatakan, pemerintah sebagai pengelola pendidikan terus berupaya untuk melaksanakan program-program peningkatan mutu penddidikan.

Ujung tombak dari peningkatan mutu pendidikan adalah kegiatan proses pembelajaran disekolah.

Proses pembelajaran akan lebih efektif, apabila ditujukan dengan kondisi kesehatan dan Daya reatifitas siswa yang baik.

” Kita terus berupaya untuk melaksanakan program-program peningkatan mutu penddidikan, pembelajaran akan lebih efektif, apabila ditujukan dengan kondisi kesehatan dan Daya reatifitas siswa yang baik,” Ungkap Rumanama.

Dikatakan, Pendidikan diindonesia diarahkan untuk pembentukan jati diri yang seutuhnya, pendidikan bagian dari budi pekerti , memberi kontribusi yang besar terhadap pendidikan, pembentukan jati diri yang berakar pada budaya bangsa.

Lanjut Rumanama, Tunjuan dilakukan lomba 02SN yang ke- 12 ini untuk, mengembangkan bakat dan minat siswa dalam dibidang olah raga, membina dan mempersiapkan olahragawan yang berprestasi pada tingkat nasional maupun internasional sejak usia sekolah, mengembangkan jiwa sportifitas, kompetetif, rasa percaya diri dan memiliki rasa tanggung jawab.

Mengembangkan budaya hidup sehat dan gemar berolah raga, menumbuh kembangkan nasionalisme dan cinta tanah air, menjalin solidaritas dan persahabatan antar peserta didik sekolah dasar seluruh indonesia.

Selain itu, Peserta O2SN adalah peserta yang telah lolos seleksi tingkat kecamatan.

” mereka ini masih berada dibangku kelas IV dan V, yang mana telah lolos seleksi tingkat kecamatan,” ungkapnya.

Untuk diketahui pula bahwa, Peserta O2SN ini berjumlah 100 peserta.

” jika mereka lokos seleksi tingkat Kabupaten, maka akan mengikuti lomba tingkat Provinsi yang berlansung pada akhir bulan juli tahun 2019,” ungkapnya.

Rumanama menjelaskan jenis cabang olahraga dan mata lomba yang dilombakan yakni, Kids atletik terdiri dari lari gawang, lempar turbo, lompat jauh, spritn gawang dan shalalom.

Untuk Cabang Olah raga renang yakni gaya bebas, dan Untuk bulu tangkis yaitu tunggal putra dan tunggal putri.

Sementara itu, Untuk pencak silat terdiri dari tunggal putra dan tunggal putri.

” untuk pencat silat ini meliputi, tanding kelas C putra dan putri 30-32 Kg dan 34-36 Kg,” Ungkap Rumanama.

Sementara untuk cabang olah raga karate meliputi kata putra dan putri, komite putra dan putri. ( L- A ).

Loading...