oleh

PENGUSULAN PENAMBAHAN GURU KONTRAK TAHUN 2020 MENUAI PENOLAKAN OLEH AROBI KELIAN

Bula. Niat baik Pemerintah Daerah Kabuparen Seram Bagian Timur, guna mengisi kekurangan kuota penerimaan CPNS tahun 2019 ini, khusu Guru dengan mengusulkan penambhan Guru kontrak pada tahun 2020 ini. Menuai penolakan keras dari Anggota Fraksi PDIP Kabupaten Seram Bagian Timur Arobi Kelian.

Hal itu dengan langtang di sampaikan Aroby Kelian saat rapat komisi C DPRD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seram Bagian Timur di gedung DPRD SBT pada senin 25 november 2019.

Arobi Kelian menyempaikan antensi bahwa Fraksi PDIP menolak adanya pengusulan Guru kontrak 2020 oleh Pemerintah Daerah, pasalnya kelian menduga pengusulan Guru Kontrak tersebut sarat dengan muatan politik.

“Pengusulan Guru kontrak ini kami duga sarat Politik dan bukan solusi mengatasi pengangguran”tuturnya dalam rapat komisi.

Kelian juga menegaskan, Fraksi PDIP akan mengawal hingga pengusulan Guru kontrak tahun 2020 ini ditiadakan, karena di anggap bukan solusi dalam mengatasi pengasngguran di SBT.

“Kami Akan mengawal hingga pengusulan Guru kontrak Tahun Anggaran 2020 agar ditiadakan, karna itu bukan solusi untuk mencegah pengangguran” pungkasnya saat rapat berjalan

Meski menuai penolakan keras dari anggota Fraksi PDIP SBT, ketua dan Anggota Komis C tetap berkeinginan pengangkatan Guru kontrak pada tahun 2020 tetap dijalan, pasalnya guru kontrak dianggap sebagai upaya pemerintah melakukan defisit terhadap pengangguran di kabupaten Ita Wotu Nusa itu.

Loading...