oleh

Kadis Kesehatan SBT, TPP tenaga Medis akan Dievaluasi

Bula. Aksi Mogok Kerja yang di Lakukan Pegawai Puskesmas Bula, yang di gelar pada Sabtu 7 Desember 2019 hari ini, mendapat perhatian Serius Dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur.

Kepalah Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur, Abas Rumatemerik Menjelaskan, Dinas Kesehatan tetap berupaya dan membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, guna penyamaan Tunjangan Perbaikan Penghasilan bagi pegawai Medis.

Rumatemerik menjelaskan, upaya ini dilakukan minuman para tenaga medis, di berikan tunjangan sama seperti, pegawai ASN yang lain berdasarkan Golongan.

Kami tetap berupaya untuk TPP para medis ini, sama seperti ASN lainya di lingkup Pemerintah Daerah’‘ pungkasnya

Rumahtemerik juga menjelaskan, ini aksi ini wajar karena beban kerja bagi tenaga medis itu sangat besar, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tunjangan TPP tenaga medis ini, hanya 300 ribuh perbulan, tidak sesuai dengan beban kerja yang mereka lakukan, kami akan membangun komunikasi intens sehingga ada perubahan TPP bagi tenaga medis” ungkapnya

Namun kadis juga menghimbau kepada para tenaga medis agar tidak mogok kerja, namun ada langka persuasif yang lebih baik di lakukan sehingga semua tuntutan itu bisa terpenuhi.

Kadis juga menjelaskan soal TPP telah disampaikan kepada tim anggaran Kabupaten Seram Bagian Timur dan akan di tinjau kembali.

Suda kami sampaikan sebelum pembahasan kemarin kepada Tim anggara dan Tim Anggara menjelaskan akan di tinjau kembali” Ungkapnya

Kadis kesehatan SBT, menghimbau kepada para medis agar, Senin besok 9 Desember 2019, pelayanan pada puskesmas Bula, dibuka kembali dan memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat SBT. B01

Loading...