oleh

Tradisi Unik Warga Selor Diakhir Ramadhan

Bula. Tradisi unik jelang akhir ramadhan, terjadi di Desa Selor, kecamatan kelimuri kabupaten seram bagian timur maluku. Pada 20 mei 2020. Puluhan pemudah kampung membakar obar dan berlari mengelilingi kampung mereka.

Suasan berbeda dengan dari kebiasaan memasuki akhir Ramadhan, yang terjadi di Desa Selor kecamatan kelimury kabupaten seram bagian timur.

Para pemuda di Desa Selor, berbondong bondong usai sholat tari gelar pawai obor mengelilingi kampung, tradisi ini merupakan tradisi turun temurun sejak dari nenek moyang mereka.

Obor yang di gunakan pun tidak seperti biasanya, namun di Desa setempat obor tersebut di buat dari anyaman daun nyiur kering atau warga setempat menyebutnya dengan Sulu.

Sala satu Pemuda Desa Selor Ahmad Yani, menjelaskan kebiasaan ini dilakukan saat puasa hari ke sembilan atau biasa disebut tarawi terakhir oleh warga kelimiri menyebutnya tarawi gutuk gutuk ( tarawi terakhir).

iya itu tradisi kami, dan kami lakukan di akhir ramadhan tepat dipuasa hari ke dua puluh sembilan atau kami sebut tarwi gutuk gutuk” jelas yani

Menurut yani, pawai obor dari anyaman nyiur kelapa ini, langsung di pimpin oleh kasisi mesjid setelah usai melaksakan sholat tarawi haribke 29.

Yani menceritakan, usai dilakukan sholat tarawi, para kasisi mesjid memimpin doa kemudian obor dinyalakan, dan di arak dari mesjid keliling kampung dan kembali ke mesjid dengan berlari.

iya di kampung kami setelah kasisi mempin obor kami nyalakan dan arakan keliling kampung dengan berlari” pungkas yani.

Tak hanya mengarahkan obor, namun menurut yani tradisi itu juga di yakini oleh masyarakat setempat memintah kepada sang kuasa Allah SWT, agar diakhir ramadhan seluruh tanaman berbuah seperti cengkeh, palah dan buah buahan lainnya.

Selain itu, warga juga meminta rejeki selalu berdatang kepada mereka dari laut berupa hasil laut, dan Desa mereka selalu diberkahi.

iya tradisi ini kami lakukan setiap tahun dan kami meminta kepada Allah SWT, agar rejiki selalu ada, baik dari laut berupa ikan maupun buah buahan di gunung berupa cengkeh, pala dan buah buahan lain tetap berbuah” tutup yani.

Loading...